Posted by: Errol Lantang | September 25, 2011

Surat dari masa depan

Aku hidup di tahun 2050. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun.

Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih.
Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya.

Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral.

Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air.

Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja.

Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: “JANGAN MEMBUANG BUANG AIR”
Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas. Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering.

Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya.

Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari.

Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah.

Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air.

Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun.

Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang.

Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi.

Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon]

Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen.

Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun.

Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata.

Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi.

Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau.

Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu.

Dia bertanya: – Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ?

Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. ..

Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !.

Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir.

Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini !

Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang.

Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita.

Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak”

“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPAN”

 

disadur dari http://www.forumkami.net/cafe/2651-surat-manusia-masa-depan.html

Posted by: Errol Lantang | July 18, 2011

Kebudayaan Paling Beragam

4. Indonesia dengan ragam budaya

Seperti yang kita ketahui, wilayah Indonesia mebentang dari Kota Sabang sampai Merauke. Saat ini, Indonesia terdiri dari 33 provinsi. Dari 33 provinsi tersebut, 5 di antaranya memiliki status khusus sebagai daerah khusus atau daerah istimewa yaitu: AcehJakartaPapuaPapua Barat, danYogyakarta.

Peta Provinsi di Indonesia

 Dan setiap provinsi di atas mempunyai suku dan kebudayaan yang berbeda pula. Hal itu membuat Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mempunyai kebudayaan paling beragam di dunia. Seperti semboyan negara kita “Bhinneka Tunggal Ikayang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya satu kesatuan. “Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.” 

Daftar nama provinsi yang ada di Republik Indonesia saat ini berjumlah 33 provinsi :

A. Pulau Sumatra

1. Nanggroe Aceh Darussalam / NAD (Daerah Istimewa)
2. Sumatera Utara / Sumut
3. Sumatera Barat / Sumbar
4. Bengkulu
5. Riau
6. Kepulauan Riau / Kepri
7. Jambi
8. Sumatera Selatan / Sumsel
9. Lampung
10. Kepulauan Bangka Belitung / Babel

B. Pulau Jawa

11. DKI Jakarta / Daerah Khusus Ibukota Jakarta
12. Jawa Barat / Jabar
13. Banten
14. Jawa Tengah / Jateng
15. DI Yogyakarta / Daerah Istimewa Yogyakarta
16. Jawa Timur / Jatim

C. Pulau Kalimantan

17. Kalimantan Barat / Kalbar
18. Kalimantan Tengah / Kalteng
19. Kalimantan Selatan / Kalsel
20. Kalimantan Timur / Kaltim

D. Nusa Tenggara

21. Bali
22. Nusa Tenggara Barat
23. Nusa Tenggara Timur

E. Pulau Sulawesi

24. Sulawesi Barat / Sulbar
25. Sulawesi Utara / Sulut
26. Sulawesi Tengah / Sulteng
27. Sulawesi Selatan / Sulsel
28. Sulawesi Tenggara / Sultra
29. Gorontalo

F. Kepulauan Maluku dan Pulau Papua

30. Maluku
31. Maluku Utara
32. Papua Barat
33. Papua

Provinsi-provinsi  baru hasil pemekaran :

1. Kepulauan Riau
2. Kepulauan Bangka Belitung
3. Banten
4. Gorontalo
5. Maluku Utara
6. Papua Barat

Masing-masing provinsi di atas mewakili suku, adat, budaya, sejarah dan cerita rakyatnya sendiri. Beberapa budaya diantaranya sudah sangat dikenal masyarakat dunia. Salah satunya kebudayaan Bali yang sampai saat ini menjadi tujuan wisata domestik maupun internasional.

<< Mundur ke halaman sebelumnya

Lanjut ke halaman berikutnya >>

Referensi http://id.wikipedia.org/wiki/Bhinneka_Tunggal_Ika,

http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_provinsi_Indonesiahttp://www.flixya.com/photo/458838/Peta-Provinsi-di-Indonesiahttp://sadikin.com/aftar-nama-provinsi-yang-ada-di-republik-indonesia-saat-ini-berjumlah-33-provinsi/http://edutechpreneur.wordpress.com/2010/01/12/tunggal-ika-sebagai-konsekuensi-ke-bhinneka-an/http://pojokjambi.blogspot.com/2011/01/semboyan-bhineka-tunggal-ika-telah.html,

Posted by: Errol Lantang | July 17, 2011

Lautan Terkaya

3. Negara dengan lautan terkaya di dunia

Indonesia bisa dibilang satu-satunya negara dengan lautan terkaya di dunia. Kenapa? Jawabannya adalah karena Indonesia merupakan salah satu negara yang diapit oleh dua samudera terbesar di dunia yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.

Samudera Pasifik

Samudera Hindia

Dengan kata lain Indonesia menjadi tempat bertemunya dua samudera besar dunia ini. Dan tentunya kekayaan lautnya juga sangat melimpah.

Beberapa hal yang menunjukkan betapa berlimpahnya kekayaan laut Indonesia:

* Marine Mega Biodiversity ; wilayah perairan Indonesia memiliki keragaman hayati yang tidak ternilai baik dari segi komersial maupun saintifiknya yang harus dikelola dengan bijaksana

*Plate Tectonic ; Indonesia merupakan tempat pertemuan tiga lempeng tektonik, sehingga wilayah tersebut kaya akan kandungan sumberdaya alam dasar laut, namun juga merupakan wilayah yang relatif rawan terhadap terjadinya bencana alam.

*Dynamic Oceanographic and Climate Variability , perairan Indonesia merupakan tempat melintasnya aliran arus lintas antara samudera Pasifik dan samudera Indonesia, sehingga merupakan wilayah yang memegang peranan penting dalam sistem arus global yang menentukan variabilitas iklim nasional, regional dan global dan berpengaruh terhadap distibusi dan kelimpahan sumberdaya hayati.

*Indonesia dengan konsep Wawasan Nusantara, sebagaimana diakui dunia internasional sesuai dengan hukum laut internasional (UNCLOS 82), memberikan konsekuensi kepada negara dan rakyat Indonesia untuk mampu mengelola dan memanfaatkannya secara optimal dengan tetap memperhatikan hak-hak tradisional dan internasional.

* Indonesia sebagai negara kepulauan telah menetapkan alur perlintasan pelayaran internasional, yaitu yang dikenal dengan Alur Lintas Kepulauan Indonesia (ALKI), hal ini mengharuskan kita untuk mengembangkan kemampuan teknik pemantauannya serta kemampuan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya.

*Laut Indonesia memiliki luas lebih kurang 5,6 juta km 2 dengan garis pantai sepanjang 81.000 km, dengan potensi sumberdaya, terutama perikanan laut yang cukup besar, baik dari segi kuantitas maupun diversitasnya. Selain itu Indonesia tetap berhak untuk berpartisipasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan alam di laut lepas di luar batas 200 mil laut ZEE, serta pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan alam dasar laut perairan internasional di luar batas landas kontinen.Nampak bahwa kepentingan pembangunan ekonomi di Indonesia lebih memanfaatkan potensi sumberdaya daratan daripada potensi sumberdaya perairan laut.

*Beberapa tujuan wisata yang sudah menjadi daya tarik tersendiri di mata dunia. Salah satu contohnya adalah Bunaken.

Salah satu contoh bukti berlimpahnya kekayaan laut di Indonesia adalah negara-negara tetangga kita yang beberapa kali “ikut” panen ikan di wilayah Indonesia

Refensi http://www.naval-history.net/WW2CampaignsIndianOcean2.htmhttp://obralankaki5.wordpress.com/page/2/http://ikasiwalima.wordpress.com/2007/09/15/profil-laut-indonesia/http://ryanliwe.wordpress.com/2009/07/10/www.dkp.go.id

Posted by: Errol Lantang | July 16, 2011

Negara Terkaya

Richest Country in The World

INDONESIA

 

 Inilah wajah negara Indonesia tercinta kita. Biarpun masalah datang silih berganti, perekonomian terpuruk, kondisi moral yang semakin menurun, bom dimana-mana, sampe cobaan dari Tuhan YME (bencana alam) dan juga bencana-bencana yang kita buat sendiri😀 Tetapi Merah Putih selalu dijunjung tinggi ” Merah darahku!! Putih tulangku!! Garuda di dadaku!!”

MERDEKA!!! (udah apa belum ya?)

Tanpa kita sadari Indonesialah yang menggerakkan perekonomian dan peradaban dunia. (ga percaya?) Inilah buktinya.

1. Sektor pertambangan terbesar di dunia

Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mempunyai sektor     pertambangan terbesar di dunia. Hampir semua sektor pertambangan ada di Indonesia. Menurut data statistik di Indonesia, sektor pertambangan minyak kota Bontang menjadi kota yang membukukan PBD (Produk Domestik Bruto) Namun satu-satunya pertambangan yang menyita perhatian dunia adalah PT. FREEPORT yang berlokasi di tanah Papua, Indonesia bagian Timur.

Beberapa fakta tentang pertambangan ini :

* Memproduksi Emas, Perak, Tembaga dan Uranium (bahan nuklir)

*Pertambangan terbesar di dunia (Mining International Magazine)

*Telah menghasilkan emas sekita 720 juta ons sampai saat ini

*Telah beroperasi sejak tahun 1967

*Dikuasai oleh Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc (USA)

Selain FREEPORT kita juga mempunyai salah satu penghasil gas terbesar di dunia yang kita kenal sebagai Blok NATUNA D Alpha / NATUNA Timur

Beberapa fakta tentang Blok Natuna Timur:

*Total potensi gas mencapai 222 triliun kaki kubik

*Cadangan Gas nomor 1 terbesar di dunia

*Dikelola oleh ExxonMobil, Petronas dan Total Indonesie

*Pertamina ikut andil dalam pengelolaan

2. Indonesia mempunyai hutan tropis terbesar di dunia

Hutan tropis di Indonesia adalah paru-paru dunia. Hal ini sangat penting peranannya dalam mempertahankan iklim global dan keseimbangan ekosistem dunia. Hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.

Seperti yang kita ketahui bahwa Borneo (Kalimantan) merupakan pulau yang mempunyai kawasan hutan tropis terbesar di dunia. Indonesia mempunyai 10% bagian dari keseluruhan hutan yang ada di muka bumi ini.

Hal ini menunjukkan dan semakin menguatkan bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mempunyai peranan inti menjaga keseimbangan alam dunia.

Klik untuk ke halaman berikutnya >>

Istilah istilah :

PBD (Produk Domestik Bruto) adalah nilai semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara/daerah pada periode tertentu. PDB merupakan salah satu metode untuk menghitung pendapatan nasional/daerah.

Plasma nutfah adalah substansi pembawa sifat keturunan yang dapat berupa organ utuh atau bagian dari tumbuhan atau hewan serta mikroorganisme. Plasma nutfah merupakan kekayaan alam yang sangat berharga bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan nasional.

Referensi : http://blontankpoer.blogsome.com/2006/11/14/bendera-usang-berkibar-sayang/http://sosbud.kompasiana.com/2010/08/30/indonesia-adalah-negara-terkaya-di-dunia/,  http://hendrichrist83.blogspot.com/2010/08/moratorium-pertambangan-batu-bara-dan.htmlhttp://darylhaviz01.blogspot.com/2011/02/6-kabupaten-terkaya-di-indonesia.htmlhttp://www.kaskus.us/showthread.php?t=3978046http://amriawan.blogspot.com/2010/07/apakah-benar-freefort-produksi-uranium.htmlhttp://www.indomigas.com/pemerintah-bentuk-tim-membahas-kontrak-blok-natuna/http://id.wikipedia.org/wiki/Plasma_nutfah,  http://dinasama.wordpress.com/2008/11/14/tangisan-hutan-indonesia/


Posted by: Errol Lantang | July 15, 2011

Belajar dari Alam

Alam telah lama memberi manusia inspirasi. Pesawat terbang, helikopter, kendaraan amfibi, dan kapal selam adalah beberapa contoh penemuan penting umat manusia yang terinspirasi dari keajaiban alam.

Tergerak oleh keajaiban alam tersebut, pada tahun 1997 Janine Benyus menerbitkan buku dengan judul Biomimicry: Innovation Inspired by Nature. Buku tersebut mengajak kita berpaling pada alam untuk menemukan inspirasi bagi inovasi-inovasi yang mampu berjalan selaras dengan prinsip-prinsip yang telah bekerja dengan baik selama milyaran tahun di alam. Mengapa, Benyus bertanya, kita harus memikirkan ulang bagaimana melakukan sesuatu dari awal, bila jawaban-jawaban tersebut sudah disediakan dan diuji oleh alam selama kurun waktu yang tak terbayangkan lamanya?

Ajakan Benyus tidak bertepuk sebelah tangan. Kata-katanya tidak mendarat di telinga-telinga yang tuli. Segera saja kalangan korporasi, akademis, dan militer mengundang Benyus untuk berceramah dan menjadi konsultan di tempat mereka. Salah satu klien pertama Benyus adalah Interface, sebuah perusahaan karpet di Atlanta, US.

Proses pembuatan karpet umumnya tidak bersahabat dengan lingkungan karena memakai bahan-bahan kimia dan energi yang cukup banyak, dan menghasilkan buangan limbah yang tak kalah banyaknya. Sekitar 12 tahun lalu, ketika gedung-gedung hijau mulai bermunculan di US, CEO Interface, Ray Anderson, berkomitmen untuk menjadikan perusahaannya sebagai contoh perusahaan yang peduli dengan lingkungan. Begitu perancang utama perusahaan tersebut membaca buku Benyus, mereka langsung meminta Benyus datang untuk memberikan pelatihan dan konsultasi.

Benyus kemudian membawa peserta pelatihan ke alam bebas, dan mencari jawaban yang dicari Interface di hutan. Mereka mengamati ketika sebuah daun diambil dari tanah, permukaan tanah tetap kelihatan indah. Sejauh mata memandang, terlihat keindahan yang timbul dari ketidakteraturan. Tidak ada ranting dan daun yang sama, namun setiap kombinasi yang dihasilkan alam tiada lain tiada bukan adalah keindahan dan keserasian.

Lalu apa yang dapat mereka pelajari dari alam dan diterjemahkan ke dunia bisnis, terutama bisnis karpet? Perjalanan tersebut membuat mereka memikirkan ulang bagaimana karpet dipakai. Umumnya karpet diproduksi dalam bentuk potongan besar, misalnya 3×5 meter. Setiap potong karpet memiliki pola tersendiri dan alur dari pola tersebut harus dipertimbangkan sewaktu pemasangan karpet dilakukan. Selain itu, bila ada 1 potong karpet yang harus diganti, pemilik bangunan umumnya terpaksa mengganti semuanya bila ingin menjaga keserasian warna karena warna karpet lama dan baru tidak bisa persis sama.

Dari alam, mereka menemukan inspirasi untuk membuat karpet yang polanya tidak teratur, persis seperti seperti permukaan tanah di hutan. Bahan karpet juga lebih ramah lingkungan. Pemilik bangunan bisa saja mengganti satu potongan karpet yang segera menyatu dengan karpet-karpet sebelumnya tanpa adanya perbedaan yang terlihat. Produk baru tersebut, Entropy, segera menjadibestseller.

Contoh lainnya adalah sebuah perusahaan perekat. Perusahaan tersebut ingin menghasilkan perekat yang lebih ramah lingkungan, tetapi tetap kuat. Bersama-sama dengan Benyus mereka mencari inspirasi dari alam. Mereka meneliti bagaimana bakteri menempel pada korbannya, bagaimana tanaman tertentu mampu merekat di dinding-dinding bangunan, dan bagaimana lalat bisa berjalan terbalik dengan kaki di atas. Akhirnya, mereka menemukan contoh paling tepat: cecak.

Cecak adalah contoh yang sempurna bagaimana alam bisa menghasilkan perekat yang super kuat. Di permukaan bawah kaki-kaki cecak, terdapat jutaan tonjolan kecil. Setiap tonjolan tersebut mampu menjadi penempel ke permukaan apa pun dengan mengeluarkan muatan molekul positif atau negatif. Kekuatan jutaan tonjolan tersebut membuat cecak yang tergantung di dinding mampu menahan beban sehingga 120 kg! Selain itu, ketika cecak mengangkat kakinya, meski sedang berjalan di atas pasir, kakinya akan tetap bersih. Bayangkan potensi pasar untuk produk perekat semacam itu. Selain perusahaan, dua universitas,University of California at Berkeley dan University of Manchester, sudah memproduksi perekat berdasarkan kaki cecak tersebut.

Tim riset dari University of California at Berkeley tersebut juga sudah mengembangkan mata buatan yang diinspirasi oleh mata capung dan lalat. Mata kedua jenis serangga ini terdiri dari jutaan lensa-lensa kecil yang memampukan mereka memiliki penglihatan 180 derajat. Hasil inovasi tersebut bisa dipakai untuk peralatan mata-mata atau membantu operasi pasien dengan memasukkan lensa kecil ke dalam bagian badan yang bermasalah.

Di kalangan militer di US, biomimicry telah diterima secara luas. Prinsip-prinsip yang mendasari sayap burung dan insang ikan, misalnya, telah dipelajari untuk membangun mesin-mesin perang yang mampu bermanuver dengan lebih baik. Cara bergerak lobster di dasar lautan untuk mencari makanan dipelajari untuk membangun wahana penjinak ranjau. Serbuan gerombolan lebah dan semut menghasilkan inspirasi membuat puluhan ribu tentara robot kecil yang mampu berkoordinasi satu sama lain selama operasi militer atau aktivitas pembangunan skala besar. NASA juga telah mempelajari pergerakan serangga-serangga untuk membangun wahana eksplorasi tanpa awak ke planet Mars.

Walau peniruan dari alam tersebut memang telah meluas, beberapa pakar tetap menentang pemakaian kata ‘mimicry‘ (peniruan). Mereka berpendapat, kita tidak boleh meniru mentah-mentah begitu saja dari alam. Yang diperlukan pertama-tama adalah mengerti prinsip dasar ilmiah, dan setelah itu mencari inspirasi dari alam yang sesuai dengan prinsip-prinsip ilmiah tersebut. Namun, kalau pun istilah biomimicry nantinya diganti, hal itu tetap tidak mengubah kenyataan bahwa kita selalu bisa menarik pelajaran dari hasil riset yang telah dilakukan selama 4 milyar tahun di muka bumi ini.

Dikutip dari http://belajardarialam.wordpress.com/2008/08/03/biomimicry-belajar-dari-alam/

Posted by: Errol Lantang | July 15, 2011

Manusia dan Alam Semesta

Pengetahuan dan Keinginan Manusia

Wewenang manusia di bidang pengetahuannya, informasi dan pandangannya, dan di bidang keinginan dan kecenderungannya, sangat luas dan tinggi. Pengetahuannya berangkat dari sisi eksternal sesuatu menuju sisi realitas internal sesuatu itu, saling hubungan yang terjadi di dalam sesuatu itu, dan menuju hukum yang mengatur sesuatu itu. Pengetahuan manusia tidak terbatas pada ruang atau waktu tertentu. Pengetahuan manusia mengatasi batas-batas seperti itu. Di satu pihak, manusia mengetahui peristiwa yang terjadi sebelum dia lahir, dan di lain pihak manusia bahkan mengetahui planet-planet selain bumi dan bintang-gemintang. Manusia mengetahui masa lalu maupun masa depannya. Dia mengetahui sejarahnya sendiri dan sejarah dunia, yaitu sejarah bumi, langit, gunung, sungai, tumbuhan dan organisme hidup. Yang menjadi pemikiran manusia bukan saja masa depan yang jauh, namun juga hal-hal yang tak terhingga dan abadi. Sebagian dari hal-hal ini diketahui oleh manusia. Manusia bukan sekadar mengetahui keanekaragaman dan kekhasan. Dengan maksud menguasai alam, manusia mencari tahu tentang hukum alam semesta dan kebenaran umum yang berlaku di dunia.

Manusia begitu idealistis, sampai-sampai dia sering lebih menomorsatukan akidah dan ideologinya dan menomorduakan nilai lain. Dia bahkan menganggap melayani orang lain lebih penting daripada mewujudkan kesejahteraannya sendiri. Dan manusia memandang duri yang menusuk kaki orang lain seperti seakan menusuk kakinya sendiri atau bahkan matanya sendiri. Dia merasa bersimpati kepada orang lain dan mau berbagi suka dan duka. Manusia begitu penuh dedikasi kepada akidah dan ideologi sucinya, sampai-sampai dia mudah mengorbankan hidupnya demi akidah dan ideologi sucinya itu. Segi manusiawi dari budaya manusia yang dianggap sebagai roh sejati budaya tersebut merupakan hasil dari perasaan dan keinginan seperti itu.

Dasar dari Karakter Manusia

Kecenderungan spiritual dan tingginya kesadaran manusia ada karena manusia mempercayai realitas-realitas tertentu dunia ini, dan karena dedikasinya kepada realitas-realitas tersebut. Realitas-realitas ini sifatnya bukan individualistis dan juga bukan material. Sifatnya komprehensif dan umum, di dalamnya tak ada soal keuntungan ekonomi, dan pada gilirannya merupakan hasil dari pengetahuan dan pemahaman tertentu mengenai dunia yang disampaikan kepada manusia oleh para nabi, atau dilahirkan oleh pemikiran idealistis sebagian filosof.

Bagaimanapun juga, kecenderungan spiritual dan suprahewani lebih tinggi yang ada pada diri manusia, jika dasarnya adalah infrastruktur doktrinal dan intelektual, memakai nama agama. Karena itu, kesimpulannya adalah bahwa yang membedakan secara mendasar antara manusia dan makhluk hidup lainnya adalah pengetahuan dan agama, dan bahwa pengetahuan dan agama merupakan dasar dari ras manusia, dan ras manusia ini bergantung pada pengetahuan dan agama.

Sudah banyak dibahas tentang perbedaan antara manusia dan spesies binatang lainnya. Sebagian berpandangan bahwa antara manusia dan spesies binatang lainnya itu tak ada perbedaan yang mendasar. Mereka mengatakan bahwa perbedaan pengetahuan merupakan perbedaan kuantitas, atau paling banter perbedaan kualitas, namun bukan perbedaan hakikat. Mereka memandang tidak begitu penting prestasi-prestasi manusia yang luas dan luar biasa di bidang pengetahuan, padahal prestasi-prestasi ini menarik perhatian filosof-filosof besar Timur dan Barat.

Apakah Sisi Manusiawi Manusia Itu Suprastruktur

Fakta bahwa perjalanan evolusioner manusia berawal dari sisi hewani manusia dan bergerak menuju sisi manusiawinya, sebuah tujuan yang sangat mulia. Prinsip ini berlaku untuk individu maupun masyarakat. Pada permulaan eksistensinya, manusia tak lebih daripada organisme material. Berkat gerakan evolusioner yang mendasar, manusia berubah menjadi substansi spiritual. Roh (spirit) manusia lahir dalam alam tubuh manusia, dan kemudian menjadi mandiri. Sisi hewani manusia merupakan sarang tempat sisi manusiawi manusia berkembang dan matang. Karakteristik evolusi adalah semakin berkembangnya suatu makhluk, semakin mandiri dan efektiflah dia, dan dia pun akan semakin mempengaruhi lingkungannya. Ketika sisi manusiawi manusia berkembang, sebenarnya sisi ini tengah menuju kemandirian dan mengendalikan aspek-aspek lainnya. Hal ini terjadi pada individu maupun masyarakat. Individu yang sudah mengalami pengembangan me­ngendalikan lingkungan batiniah maupun lahiriahnya. Arti dari perkembangannya adalah bahwa dia telah merdeka dari dominasi lingkungan batiniah maupun lahiriah, dan memiliki dedikasi kepada akidah dan agama.

Menurut pandangan ini, meskipun realitas manusia muncul bersama dengan alam evolusi material dan hewaninya, namun realitas ini sama sekali bukan merupakan cermin dari—dan tunduk kepada—perkembangan materialnya. Itu adalah sebuah realitas yang independen dan progresif. Sekalipun dipengaruhi oleh aspek material, namun realitas ini mempengaruhinya juga. Yang menentukan tujuan akhir manusia adalah evolusi budayanya dan realitas manusiawinya, bukan evolusi alat-alat produksi. Adalah realitas manusiawi yang dalam evolusinya menyebabkan alat-alat produksi berkembang bersama berkembangnya urusan lain manusia. Tidak betul bila perkembangan alat-alat produksi terjadi secara otomatis, dan bila sisi manusiawi manusia mengalami perubahan akibat berubahnya alat-alat yang mengatur sistem produksi.

Dikutip dari http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/1870659-manusia-dan-alam-semesta-ii/

Posted by: Errol Lantang | July 15, 2011

Manusia dan Alam

Manusia dan alam sangat terhubung erat, bagaimana tidak tiap seper sekian detik kita membutuhkan alam secara tidak langsung. Berpikir sedikit dan renungkan! Yapz tumbuhan, tumbuhan merupakan faktor utama dalam penopang kehidupan manusia di bumi. Tanpa tumbuhan kita mati (baca=punah :D). Namun selain kita membutuhkan tumbuhan secara tidak langsung, saya lebih suka dengan semua yang ada dibalik alam. Terutama air, kenapa air?

Karena air adalah suatu kumpulan senyawa antara Hidrogen dan Oksigen. Pernah berfikir bahwa mereka adalah gas tak bisa dipegang namun bisa dirasakan keberadaannya. Begitu pula manusia, coba anda bayangkan berapa kali anda tersenyum kepada keluarga, sahabat, kerabat, teman kerja, anda dalam sehari. Banyakan mana, saya yakin paling sedikit dengan keluarga anda. Padahal keluarga merupakan sebuah support kehidupan anda yang paling utama. Jika di telaah apabila anda lebih sedikit tersenyum kepada keluarga anda, anda termasuk sebuah tumbuhan pohon besar di haparan rumput yang luas. Bisa dibayangkan betapa sunyinya kehidupan kita, disni anda bisa membuat suatu karya yang bisa membawa dampak perubahan dalam hidup anda.

Banyaklah berinteraksi dengan keluarga anda, luangkan banyak waktu dengan keluarga anda. Sekali lagi KARENA KELUARGA ANDA ADALAH SUATU SUPPORT UTAMA yang bisa membuat anda mempunyai kemampuan yang lebih dan belum pernah anda bayangkan. Masih banyak sifat manusia yang bisa kita pelajari dari air.

1. Kekuatan Anda.

Pernah dengan Karate Aliran Shotokan. aliran tersebut menggunakan prinsip laju air.

2. Sifat Anda

Pepatah mengatakan “air tenang menghanyutkan” “air beriak tanda tak dalam” “bagai air diatas daun talas” “air susu di balas dengan air toba” pepatah tersebut juga mencerminkan anda alam bentuk air.

3. Perbuatan Anda

Sumber air atau air bah. anda bisa menajdi sumber air, yang mencerminkan anda berguna bagi keluarga anda, rekan kerja anda, teman anda, dan sahabat anda. atau air bah yang mencerminkan sebaliknya.

Dari beberapa pembedahan air, maka sepantasnya kita sudah sadar akan pentingnya sebuah pemikiran yang nyata terhadap alam.

Dikutip dari http://www.ripiu.com/article/read/manusia-dan-alam

Categories